pendidikan agama islam(pak chakim)
FAKTOR
FASILITAS
Dosen Pengampun
NURUL
CHAKIM, M.Pd.I
Disusun
Oleh
Muhammad Dimas Saputra
PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM
FAKULTAS
TARBIYAH
SEKOLAH
TINGGI ILMU TARBIYAH
JEMBRANA
2024
KATA
PENGANTAR
Puji syukur diucapkan ke hadirat Allah SWT atas
segala rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan
selesai.Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan
dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar makalah
ini bisa pembaca praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi kami sebagai
penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini
karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan
makalah ini.
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam
penelitian ini permasalahan yang akan diteliti adalah “Apakah fasilitas belajar
berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan
agama islam”
Penelitian
ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui “Pengaruh fasilitas belajar
terhadap hasil belajar pada mata pelajaran pendidikn agama
islam di stit jembrana”.
D. Manfaat
penulisan
BAB II
PEMBAHASAN
Kurangnya sarana dan prasarana di setiap sekolah
menjadi masalah yang sangat penting.
Kurangnya sarana dan prasarana ini membuat pembelajaran di sekolah berjalan kurang optimal dan tidak mencapai tujuan yang
diinginkan. Untuk itu perlu adanya tindak
lanjut dari pemerintah, sekolah, lembaga pendidikan, maupun orangtua peserta didik. Menurut saya kondisi pendidikan di
Indonesia saat ini memang masih belummerata, terutama pada daerah-daerah
seperti desa yang terpencil, terpelosok maupun daerah yang identik dengan perekonomian yang
rendah. Mayoritas penduduk yang tinggal
di daerah ini mempunyai pola pikir yang masih minim mengenai pendidikan, transportasi, komunikasi, dll. Sehingga bagi
penduduk yang tinggal di daerah ini merasa bahwasannya pendidikan merupakan suatu hal yang
mewah, karena pendidikan identic dengan
mahalnya biaya yang dikeluarkan. Selain itu, minimnya sarana dan prasarana juga menjadi salah satu faktor tidak meratanya
pendidikan di daerah. Hal ini bisa terjadi karena kemiskinan menjadi salah satu penyebab
tidak meratanya pendidikan di Indonesia dan faktor deskriminasi yang mempengaruhi ketidakmerataan pendidikan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Kurangnya sarana dan prasrana di sekolah
menyebabkan terhalangnya keberlangsungan proses pembelajaran di sekolah. Untuk
itu perlu upaya-upaya yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan
prasarana di sekolah. Upaya tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah, sekolah,
lembaga-lembaga pendidikan maupun dari orangtua peserta didik.
Saran
Menurut saya solusi yang dapat dilakukan dalam
waktu dekat ini adalah pemerintah bisa meningkatkan dana untuk pendidikan dan
juga membantu warga yang kurang mampu dengan memberikan beasiswa.
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, M. & Barnawi.
2012. Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Jogjakarta.
Ar-Ruzz.
Soetjipto. 2004. Profesi
Keguruan. Rineka Cipta. Jakarta.
Dr. Hadari Nawawi,
Administrasi Pendidikan, PT Gunung Agung, Jakarta 1983
Depdiknas. Undang-undang
RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional
Andi Tenri Ampa. 2013.
The Implementation of Multimedia Learning Materials in Teaching
English Speaking Skills.
International Journal of English Language Education, Vol. 1
http://scdc.binus.ac.id/himpgsd/2017/03/saranadanprasaranapendidikan/
https://www.kompasiana.com/shoviahafsah/5859df592123bd4617cfd065/kurangnyasarana-dan-prasarana-problematika-dalam-pendidikan
https://hudhanewblog.blogspot.com/2015/02/contoh-makalah-tentang-saranaprasarana.html
http://www.rijal09.com/2016/03/sarana-dan-prasarana-pendidikan.htm
http://imaaulia.blogs.uny.ac.id/2017/10/10/penyebab-dan-solusi-permasalahankurangnya-pemerataan-pendidikan-di-indonesia/
http://ejournal.kopertais4.or.id/pantura/index.php/alhikmah/article/view/2797/pdf